Masa Depan Virtual Reality di Dunia Fashion

Banyak yang percaya bahwa Virtual Reality hanyalah sebuah teknologi untuk hiburan, tetapi siapa menyangka bahwa sekarang Virtual Reality sudah merambah ke berbagai aspek, baik dari video game, pendidikan, kedokteran dan sekarang di fashion.

Apa itu Virtual Reality?

Secara sederhana bisa dibilang Virtual Reality adalah konsep real yang dihasilkan oleh komputer dengan objek virtual yang dapat mensimulasikan bentuk fisik yang asli.

Pengguna dapat merasakannya menggunakan headset Virtual Reality  atau perangkat helm. Dan sekarang virtual reality terus berkembang dan telah banyak diadopsi untuk kebetuhan banyak aspek.

 

Masa Depan Virtual Reality di Fashion?

Meskipun Virtual Reality masih di tahap awal, untuk membayangkan Virtual Reality akan diadopsi di dunia fashion bukanlah hal yang mustahil.

Ada banyak laporan seperti The International Data Corporation (IDC) yang menunjukkan pertumbuhan pesat untuk masa depan Virtual Reality.

Menurut studi Goldman Sachs, IDC memperkirakan bahwa pasar Virtual Reality akan mencapat pendapatan $182 milliar pada tahun 2025.

Virtual Reality tentunya bisa menjadi interaksi dan pengalaman yang baru untuk brand dan konsumen. Sama seperti peran mobile phone pada kita saat ini. Dan begitulah akan banyak peluang bisnis yang bisa digunakan dari VIrtual Reality, termasuk dunia fashion.

Dengan virtual reality, para konsumen tidak perlu belanja offline dan hanya butuh beli dari rumah. Lalu pertanyaannya adalah, pada sekarang ini konsumen lebih tertarik belanja offline karena lebih bisa merasakan barang yang dibeli secara langsung.

Masalah di atas dengan Virtual Reality akan terus dikembangkan, beberapa brand ternama terus mencoba membuat produk mereka secara virtual dengan sedetail mungkin dan semirip mungkin dengan bentuk aslinya.

Jadi, VIrtual Reality di masa depan akan menjadi menarik di dunia fashion.